Skip to main content

Islamic Motivation Book

 

Ketika Kita Merasa Sendiri 


Haii, 

Siapapun yang membaca tulisan ini, saya harap kita tetap dalam keadaan yang baik yaa, 

Mungkin, saya hanya mengambil salah satu bab dari buku yang sedang tersebar dikalangan anak muda dan kalangan para pecinta buku, yaah siapa yang tak tahu dengan buku berjudul "Maaf Tuhan Aku Hampir Menyerah," Honestly, setiap rangkaian tulisannya benar-benar mengetuk hati dan fikiran kita. 


 BAB 14 

Kita Tidak Sendiri 

Kita nyatanya tidak sendirian menyusuri jalan luka ini. 

Ada banyak jiwa yang sama, bahkan barangkali mengalami luka yang lebih perih daripada apa yang kita keluhkan hari ini, 

Memang beginilah hidup, jalannya tak selalu mulus. 

Tak selamanya keadaan itu berpihak.

Tak selamanya semua hal ada dalam kendali. Itulah kenapa kita harus selalu bersiap agar mampu menerima apa pun yang akan terjadi, sepahit apa pun itu. 

Kepahitan-kepahitan hari ini sejatinya adalah benih-benih kebahagiaan di masa depan. Setelah badai berlalu, Insya Allah kita akan lahir sebagai pribadi yang lebih siap, pribadi yang lebih kuat. 
Semoga esok banyak hal baik berdatangan. 

Cr : Buku "Maaf Tuhan Aku Hampir Menyerah," karya  Alfialghazi, Bab 14 halaman 54

Pertama kali saya baca buku yang isinya islamic mind blowing, rasanya seperti semua tulisan ini benar-benar relate dengan semua yang ada didepan mata. 

Buku ini sangat ringan, bab nya memang banyak tapi untuk bacaan tingkat 'self motivation' sudah tergolong sangat pas. 

Buku dengan judul "Maaf Tuhan Aku Hampir Menyerah" kalimat yang ada di jepretan foto itu ada di bagian bab 14, yang punya bukunya kalau sudah baca setiap bagian buku ini rasanya ngena banget. 

Setelah saya baca dan pahami untuk yang kesekian kalinya, sosok penulis ini sepertinya juga pernah berada di posisi yang sama seperti para pembacanya. Saya pun ketika baca bagian ini seakan-akan hati sedang diketuk dengan sebuah kenyataan, fakta, dan kebenaran yang menyadarkan diri sendiri. 

Cara pengambilan kata-kata dari penulis buku ini sangat apik dan penuh artian. Karena penyampaian seseorang, entah itu berasal dari lisan maupun tulisannya, jika  disampaikan dari hati, maka Insya Allah juga akan sampai ke hati. Seperti pengaruh yang kuat, ibaratnya kalau kita membaca sebuah tulisan atau mendengar perkataan yang positif nantinya secara ngga langsung kita juga terkena energi positif nya. 

Ketika saya baca beberapa bab, rasanya seperti sedang diajak berbicara oleh 'seseorang,' di bab tertentu kadang para pembaca juga bisa dibuat menangis karena saking real nya tulisan yang tertampang didepan mata ini. Lebih dari itu, setiap pembaca punya bab terpenting dan terfavorit miliknya masing-masing, dan saya harap dari kata-kata tersebut setidaknya dapat menjadi sebuah "penenang" dari segala rasa yang sudah meluap dalam hati. 

Comments